Sabtu, 10 Maret 2012

Klasifikasi 5 KINGDOM

1. KINGDOM MONERA - Merupakan organisme bersel satu (Uniseluler). - Tidak mempunyai membran inti (Prokariotik). - Kerajaan monera terdiri atas bakteri dan Cyanobacteria (ganggang/alga biru). a. Ciri-ciri Bakteri - Berkembangbiak dengan cara membelah diri. - Habitatnya dimana-mana (kosmopolit), seperti di tanah, air, udara, tubuh manusia, hewan, dan tumbuhan. - Ukurannya sangat kecil sehingga hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop. - Bentuknya bermacam-macam, ada yang berbentuk bulat, batang, dan spiral. - Bersifat heterotrof, tidak dapat menghasilkan makanan sendiri. - Bakteri yang menguntungkan, contohnya : dalam pembuatan keju Streptococcus lactis, dalam pembuatan yogurt Lactobacillus bulgaricus, dalam pembuatan nata de coco Acetobacter xylinum. - Bakteri yang merugikan, contohnya : Penyebab penyakit TBC Mycobacterium tuberculosis, penyebab tetanus Clostarium tetani, Penyebab malaria Plasmodium falcifarum. b. Ciri-ciri Alga hijau-biru - Bersel satu (Uniseluler). - Berklorofil sehingga dapat melakukan proses fotosintesis. - Pigmen dominannya adalah fikosianin yang menyebabkan warna hijau kebiruan. - Contoh alga hijau-biru Anabaena azolla (mampu mengikat nitrogen bebas dari udara sehingga tanah menjadi subur). 2. KINGDOM PROTISTA - Merupakan organisme eukariotik (mempunyai membrane inti) - Bersel satu (Uniseluler) - Protista dapat dikelompokkan menjadi 3, yaitu : Alaga (protista mirip tumbuhan), Protozoa (Protista mirip hewan), dan fungi (protista mirip jamur). a. Alga (Protista mirip tumbuhan), karena mempunyai klorofil sehingga dapat menghasilkan makanan sendiri (autotrof). Dapat dibedakan menjadi 4 kelompok, yaitu : - Crysophyta (Alga Keemasan/ Karoten) - Phaeophyta (Alga Coklat/ Fikosantin) - Rhodophyta (Alga Merah/ Fikoeretrin) - Chlorophyta (Alga Hijau/ Klorofil) b. Protozoa (Protista mirip hewan), karena mampu bergerak. Dapat dibedakan menjadi 4 kelompok, yaitu : - Rhizopoda, protozoa yang bergerak dengan kaki semu. - Flagellata, protozoa yang bergerak dengan bulu cambuk (flagel) - Ciliata, protozoa yang bergerak dengan rambut getar (silia) - Sporozoa, protozoa yang tidak mempunyai alat gerak. c. Fungi (Protista mirip jamur), karena memiliki system perkembangbiakan dan siklus hidup mirip jamur. Dapat dibedakan menjadi 2 kelompok, yaitu : - Myxomycota (Jamur Lendir), Protista yang memiliki protoplasma tanpa dinding sel sehingga bentuknya seperti lender. - Oomycota (Jamur Air), Protista yang hidup di air. 3. KINGDOM FUNGI - Mempunyai inti sel (eukariotik) - Bersifat heterotrof (tidak dapat menghasilkan makanan sendiri, karena tidak mempunyai klorofil). - Memperoleh makanan dengan cara saprofit (mengurai sisa bahan organik yang sudah membusuk/ lapuk) dan dengan cara parasit (mengambil senyawa organik dari tubuh makhluk hidup lainnya). - Hidupnya ditempat lembab (higrofit) - Dapat dikelompokkan menjadi 4 kelas, yaitu : a. Zygomycetes, jamur pada pembuatan tempe Rhizopus oryzae b. Ascomycetes, jamur pada pembuatan kecap Aspergillus wentii c. Basidiomycetes, Jamur yang dapat dikonsumsi ( jamur tiram Pleurotus astreatus) d. Deuteromycetes, Jamur penyebab panu Malasezia furfur. 4. KINGDOM PLANTAE Ciri-ciri umum : - Eukariotik (memiliki membrane inti) - Bersel banyak (Multiseluler) - Mempunyai klorofil, heterotrof (dapat menghasilkan makanan sendiri dgn melakukan proses fotosintesis. - Dibagi menjadi 3 divisi, yaitu tumbuhan lumut (Bryophyta), tumbuhan paku (Pteridophyta), dan yumbuhan berbiji (Spermatophyta). a. Tumbuhan Lumut (Bryophyta) Ciri- cirinya : - Habitanya ditempat lembab (higrofit) - Belum memiliki berkas pembuluh pengangkut (Xylem dan Floem) - Memiliki akar, batang, dan daun, tetapi bukan akar, batang, dan daun sejati. - Akar lumut disebut rhizoid (akar semu) yang berfungsi sebagai alat unk menempel & menyerap makanan. - Pada tumbuhan lumut terjadi pergiliran keturunan (metagenesis) antara generasi gametofit (penghasil gemet/ sel kelamin) dan generasi sporofit (penghasil spora). - Dibagi menjadi 3 kelas, yaitu : 1. Hepaticopsida (Lumut Hati) 2. Anthocerotopsida (Lumut Tanduk) 3. Bryopsida (Lumut Daun) b. Tumbuhan Paku (Pteridophyta) Ciri-cirinya : - Merupakan tumbuhan kormus (memiliki akar, batang, dan daun sejati, tetapi tidak berbunga). - Daun muda menggulung. - Dipermukaan bawah daun dewasa terdapat bintik coklat tua yang disebut sorus. - Sudah memiliki pembuluh pengangkut (Xylem dan floem). - Daun yang mengandung sorus disebut daun fertil/ subur (sporofil) dan daun yang tidak mengandung sorus disebut daun steril/ mandul (tropofil). - Daunnya ada yang berukuran kecil (mikrofil) dan daun yang berukuran besar (makrofils) - Berdasarkan jenis spora yang dihasilkan, paku dibagi menjadi 3 golongan, yaitu : a. Paku homospora (memiliki spora yang sama besar dan sejenis), contohnya paku kawat Lycopodium cernuum. b. Paku heterospora (memiliki spora yang berbeda ukuran dan jenisnya), contohnya semanggi Marsilea crenata. c. Paku Peralihan (memiliki spora berukuran sama, tetapi berbeda jenis), contohnya paku ekor kuda Equisetum debile. - Berdasarkan sifat morfologi tubuhnya, dibedakan menjadi 4 kelas, yaitu : a. Paku Purba (Psilotophyta) b. Paku ekor kuda (Sphenophyta) c. Paku kawat (Lycophyta) d. Paku Sejati (Pterophyta) c. Tumbuhan Berbiji (Spermatophyta) Berdasarkan letak bijinya, tumbuhan berbiji dibagi menjadi dua kelompok, yaitu : a. Tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae) Cirri-cirinya : - Biji tidak terbungkus oleh daun buah. - Umumnya berbentuk pohon besar, keras, dan berkayu. - Berakar tunggang dan batang bercabang-cabang. - Belum memiliki bung yang sesungguhnya. - Terbagi menjadi 4 divisi, yaitu : 1. Cycadophyta, contohnya pakis haji (Cycas rumpi) 2. Gnetophyta, contohnya melinjo (Gnetum gnemon) 3. Pinophyta, contohnya pinus (Pinus merkusi) 4. Ginkgophyta, contohnya Ginkgo biloba b. Tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae) Ciri-cirinya : - Bijinya dibungkus oleh daun buah sehingga tidak tampak dari luar. - Sudah memiliki bunga yang sesungguhnya. - Memiliki daun yang bervariasi - Terbagi menjadi 2 divisi, yaitu : 1. Monokotil (Berkeping biji 1) - Akar serabut - Tidak memiliki cambium - Tidak bercabang, tidak membesar, dan ruas batang terlihat jelas. - Daun panjang dan berbentuk seperti pita - Susunan tulang daun sejajar atau melengkung. - Bagian bunga berjumlah 3 atau kelipatan 3. - Biji saat berkecambah tetap utuh, tidak membelah. - Terdiri atas beberapa suku (famili), yaitu : a. Graminae (suku rumput-rumputan), contohnya : padi, jagung, tebu. b. Palmae (Suku pelem), contohnya : kelapa, enau, pinang, palem. c. Musaceae (suku pisang- pisangan), contohnya : pisang d. Orchidaceae (suku angrek- anggrekan), contohnya bunga anggrek e. Zingiberaceae (suku jahe-jahean), contohnya : jahe 2. Dikotil (Berkeping biji 2) - Akar tunggang - Batang berkambium - Batang bercabang- bacamg dan dapat membesar. - Susunan tulang daun menyirip atau menjari - Bagian bunga berjumlah 2, 4, dan 5 atau kelipatannya. - Biji pada saat berkecambah membelah dua. - Terdiri atas beberapa suku (famili), yaitu : a. Papilonaceae (suku kacang- kacangan), contohnya : kacang hijau (Phaseolus radiatus), Kedelai Glycine max, Kacang tanah (Arachis hypogaea), Buncis (Phaseolus vulgaris), dan kapri (Pisum sativum). b. Solanaceae (suku terung-terungan), contohnya : Kentang (Solanum tuberosum), tomat (Solanum lycopersicum), cabe merah (Capsicum annuum), dan cabe rawit (Capsicum frutescens) c. Myrtaceae (suku jambu-jambuan), contohnya : Jambu biji (Psidium guajava) dan jambu air (Eugenia aquae). d. Mimosaceae (Suku petai-petaian), contohnya : putrid malu (Mimosa pudica) e. Euphorbiaceae (Suku getah-getahan), contohnya : kayu : Hevea brasiliensis. 5. KINGDOM ANIMALIA a. Invertebrata/ Avertebrata (hewan tidak bertulang belakang), terdiri dari beberapa filum, yaitu : 1. Porifera : Disebut juga hewan berfori karena permukaan tubuhnya yang berfori-fori. Contohnya spons laut (Euspongia) 2. Coelenterata : disebut hewan berongga karena tubuhnya berongga, contohnya : ubur – ubur (Aurelia aurita) 3. Platyhelminthes : disebut cacing pipih, karena bentuknya yang pipih. Cacing parasit. Contohnya : cacing hati dan cacing pita. 4. Nemathelminthes : bentuknya seperti benang (panjang seprti cacing namun tidak bersegmen) cacing parasit, contohnya cacing perut (Ascaris lumbricoides) 5. Annelida : mempunyai tubuh yang bersegmen (beruas-ruas), contohnya cacing tanah (Lumbricus terestris) dan lintah (Hirudo medicinalis). 6. Mollusca : Disebut hewan lunak karena tubuhnya sangat lunak, contohnya siput (Achantina fulica) dan cumi-cumi (Loligo indica) 7. Arthropoda : memiliki tubuh yang berbuku-buku, contohnya semua jenis serangga, kepiting, udang, laba-laba, kalajengking, dan lipan. 8. Echinodermata : umumnya ditutupi duri, contohnya bintang laut, landak laut, dan tripang. b. Vertebrata (hewan bertulang belakang), terdiri dari beberapa filum, yaitu : 1. Pisces (ikan) 2. Amfibi (katak) 3. Reftilia (hewan melata) 4. Aves (burung) 5. Mamalia (hewan menyusui).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar